Kamis, 12 Mei 2016

Perilaku durhaka ibu kepada anaknya



 
Sebagai muslim, kita bertekad untuk menjadi orangtua yang Islamnya kaffah (sempurna). Karena itu apapun ajaran Islam yang bersangkut paut dengan hal yang tidak boleh atau dosa dilakukan oleh orangtua kepada anak, samasekali kita jauhi. Kita tidak boleh terperangkap pada tradisi atau penilaian masyarakat yang telah menjadi lumrah bahwa apapun yang dilakukan orang tua kepada anaknya, tidaklah ada yang dapat dianggap sebagai dosa orangtua kepada anak. Anggapan semacam ini membuahkan perilaku-perilaku permusuhan orangtua dengan anaknya atau sebaliknya. 

Untuk mencegah hal yang tidak baik inilah, kita kembalikan segala ketentuan dalam hubugan orang tua dengan anak pada sumber peraturan Allah dan Rasulnya supaya hidup kita menjadi bahagia sentosa di dunia dan di akhirat.

Walaupun judul ini terasa sangat tidak sedap dibaca maupun didengar oleh telinga kita, akan tetapi, demi menyampaika kebenaran yang tidak boleh ditutup-tutupi, saya sengaja menulis artikel ini dengan harapan akan terjalin hubungan baik antara anak dengan orangtua dan tercipta anak-anak yang shalih selayaknya hubungan ustadz sholeh mahmoed dan anak anak nya. Semoga Allah swt meridhai

perilaku durhaka ORANGTUA terhadap anak:

1. Salah memilihkan calon ibu/ayah

2. Menafkahi anak dari hasil yang haram
Membina dan menumbuhkan jiwa keagamaan pada anak-anak atau manusia pada umumnya sangat berkaitan erat dengan makanan dan minuman yang masuk ke dalam rongga perutnya.

3. Mengajak anak pada kemusrikan

4. Memaksakan anak menikah dengan orang yang tidak disukai

5. Merintangi anak menikah

6. Merintangi anak beragama dengan benar
 Salah satu sebab orang tua merintangi anaknya untuk beragama dengan benar adalah karena orangtua tidak tahu sama sekali apa sebenarnya agama Islam yang murni, sebab selama ini dia hanya beragama Islam berdasarkan keturunan dan adat istiadat yang ditemuinya ditengah masyarakat. Karena itu, ketika dia mengetahui anaknya melakukan hal-hal yang selalu berlawanan dengan apa yang diketahuinya selama ini, dia merasa ditantang oleh anaknya mengenai cara dia beragama dan pengetahuannya tentang agama yang tidak benar itu.

Ada pula orng tua yang menganggapIslam hanyalah urusan masjid dan surau, sedangkan aspek kehidupan lainnya tidak ada hubungannya dengan Islam. Menurut mereka kenikmatan dunia ini tidak dapat diraih dan direngkuh berdasarkan lapangan hidup Islam.

7. Menelantarkan nafkah anak

8. Menelantarkan pendidikan agama anak

9. Menempatkan anak dilingkungan yang rusak
Yang dimaksud lingkungan yang rusak secara Islam ialah lingkungan yang membuat anak jauh dari agama Islam dan berperilaku bertntangan dengan Islam.

10. Memperlakukan anak tidak adil


Simak kisah berikut yang saya ambil dari internet :

Ibu Nancy (nama samaran) mungkin bisa disebut ibu yang tidak adil dan bahasa kasarnya ialah durhaka pada anak. Ibu Nancy mempunyai anak sulung yang bernama Joni (nama samaran), hidup Di sebuah kota besar dan kota pendidikan yang padat penduduknya ternyata masih ada orang tua yang durhaka pada anak-anak nya.

Joni kuliah hanya sampai D3 karena harus mengalah pada adiknya Franky (juga nama samaran) yang berpenampilan lebih tampan, kulit putih, lebih tinggi dan gagah yang memberi peluang kuliah sampai S1. sedangkan Joni hanya dikuliahkan sampai D3.

Walau bagaimanapun keadaan anak-anaknya demikian, tidak seharusnya ibu Nancy bertindak tidak adil dalam bidang pendidikan, harta dan sikap. Hanya karena faktor fisik yang sudah ditaqdirkan Allah SWT. Padahal “Allah SWT tidak memandang rupamu (fisik) tetapi menilai Taqwa mu” dan orangtua harus berbuat adil

Bertakwalah kepada Allah dan berlakulah adil terhadap anak-anakmu. (HR. Bukhari dan Muslim)
Ada lagi ketidak adilan Di bidang harta pada Ibu Nancy secara sembunyi sembunyi membelikan sepeda motor kepada Franky yang masih kuliah, malah dibantu biaya menikah, melangkahi abangnya Joni yang belum menikah,

Sebaliknya Ibu Nancy menolak permintaan uang muka Sepeda Motor yang sangat dibutuhkankan Joni dalam pekerjaannya sebagai marketing, yang baru diterima bekerja tidak tetap.

Untungnya Joni bersikap sabar menghadapi kenyataan memiliki ibu yang tidak adil dalam membagi harta dan kasih sayang. Walaupun Joni terlihat stress. Kerjaan Belum Tetap, ditambah stress melihat ibunya membantu Adiknya yang juga belum kerja tetap membelikan adiknya motor dan bahkan membantu biaya adiknya menikah secara sembunyi-sembunyi dan tanpa izin Joni.

Hal tersebut jelas, sebagai contoh orangtua yang tidak adil dan seenaknya saja menyakiti perasaan anak-anaknya sendiri dengan sikap & tindakan yang tidak adil.

Padahal Pekerjaan Ibu Nancy ialah seorang mubalighah/penceramah. Suatu tindakan yang ironis. Padahal bila Ibu Nancy bertindak adil kepada anak-anak maka tindakan adil itu sudah lebih dahsyat daripada sekedar menjadi penceramah tetapi bertindak Ironis di kehidupan nyata keluarganya sendiri.

Dan biasanya orangtua akan mengharap balasan berupa uang atau harta dari anak-anaknya di saat hari tuanya. Namun apa yang bisa diharapkan dari anak-anak yang stress akibat kecewa pada perlakuan tidak adil orang tua Durhaka…

Ambil hikmah kisah di atas dan mengamalkan sabda nabi SAW:

Bertakwalah kepada Allah dan berlakulah adil terhadap anak-anakmu. (HR. Bukhari dan Muslim)

11. Membiasakan hal-hal buruk kepada anak

12. Menyerahkan asuhan anak kepada non muslim

13. Membebani anak dengan tugas-tugas di luar kemampuannya

14. Menghilangkan hak waris anak

15. Melahirkan anak diluar nikah

16. Membiasakan anak boros

17. Menciptakan suasana maksiat di lingkungan rumah

18. Memberikan nama yang buruk kepada anak

19. Tidak mengakui sebagai anaknya

20. Membunuh anak

Selasa, 10 Mei 2016

Tas cantik yang terbuat dari kardus



 
Kardus adalah suatu barang yang biasanya digunakan sebagai bahan untuk melindungi atau mengemas suatu produk selama distribusi dari produsen sampai ke konsumen. 

Kardus dibuat dari bahan dasar berupa kertas yang mudah rusak. Meskipun begitu, sampah yang dihasilkan dari kardus tetap saja menimbulkan masalah yang dapat mengganggu keindahan dan kebersihan suatu lingkungan.

Sampah kardus sebenarnya dapat dimanfaatkan kembali secara optimal. Kardus yang sudah tidak terpakai lagi dapat di proses kembali dengan cara didaur ulang kemudian dibuat menjadi sebuah kerajinan tangan yang memiliki nilai jual. Salah satu contohnya adalah kerajinan tangan berupa tas cantik yang dibuat dari kardus bekas.
Membuat kerajinan tangan dari kardus bekas sebenarnya memiliki beberapa tujuan, diantaranya adalah memanfaatkan limbah atau sampah yang sudah tidak bermanfaat menjadi benda yang bermanfaat. Mengembangkan kreatifitas dengan membuat kerajinan tangan dari kardus bekas. Untuk memanfaatkan kardus bekas menjadi barang yang bermanfaat, berikut adalah cara pembuatan tas cantik, kerajinan tangan dari kardus bekas :

Alat dan Bahan
Kardus bekas
Tali raffia
Plastik transparan putih
Kertas kado
Jarum kasur
Lem
Gunting
Tali untuk pegangan tas

Cara membuat tas cantik dari kardus bekas
Gunting kardus sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan, dalam contoh ini tas yang dibuat berbentuk persegi panjang.
Setelah di gunting, bungkus sekeliling dinding kardus bagian luar dengan kertas kado sampai rapi.

Lalu, bungkus kembalidengan menggunakan plastic transparan putih agar lebih awet dan tahan lama.
Jahit semua sisi kardus dengan menggunakan tali raffia dan dan jarum kasur.
Setelah semua sisi di jahit, masing-masing sisi kemudian dijadikan satu dengan cara dijahit juga.
Beri lubang untuk pegangan kemudian beri tali.
Jadilah tas cantik, kerajinan tangan dari kardus bekas.

Mulailah berkreasi membuat kerajinan tangan dengan mamanfaatkan kardus bekas di sekitar Anda. Tas cantik dari kardus bekas akan menjadi suatu kerajinan tangan yang berguna dari pada harus melihat tumpukan kardus bekas yang ada disekitar rumah Anda. Selamat mencoba, semoga berhasil dan alangkah indahnya jika kita biasakan membuang sampah pada tempatnya atau bisa memilinalkan sampah dengan cara mengolah nya kembali , kerajinan ini juga dapat kita jadikan sebagai penghasilan loh, tapi kalau untuk di jual sebaiknya jangan kardus bekas yang sudah lusuh atau bau yang di pakai yaa , kalau bisa beli saja di tukang jual kardus bekas , mereka menjual kardus yang masih 90% baru , artinya kardus itu sudah pernah dipakai namun tidak kotor atau rusak.

Kamis, 05 Mei 2016

Usaha sendiri lebih menyenangkan !!



Ketika sudah menikah, wanita biasanya dihadapkan 2 pilihan. Menjadi wanita karir atau menjadi ibu rumah tangga. Sebagian besar wanita Indonesia memilih untuk menjadi ibu rumah tangga. Hal ini dikarenakan mereka ingin menikmati peran seorang ibu yang menjaga buah hati dan juga suami. Namun, tidak sedikit dari ibu rumah tangga yang terkadang bosan karena tidak melakukan apa-apa.
Alasan dan syarat untuk memulai usaha
Bosan dan tidak melakukan apa-apa menjadi salah satu dari alasan dari ibu rumah tangga hingga akhirnya mereka mencari usaha sampingan untuk ibu rumah tangga. 

Alasan lainnya hingga memutuskan untuk membuka atau mencari usaha sampingan yaitu:
Ingin membantu perekonomian keluarga.
Membuka lapangan pekerjaan baru.
Mencoba peruntungan dalam bidang bisnis.
Menyalurkan hobi.
Mencari pengalaman baru.

Namun, untuk melakukan usaha sampingan tersebut, para ibu rumah tangga ini harus dapat:
Mendapatkan ijin dari suami. Hal ini merupakan syarat dasar karena suami merupakan pemimpin dalam sebuah keluarga, dan untuk melakukan usaha sampingan, suami harus memberi ijin terlebih dahulu agar lebih ridha usahanya.
Dapat mengatur waktu. Peran ibu dalam rumah tangga sangat besar. Tidak hanya mengurus suami, membersihkan rumah, memasak dan melakukan pekerjaan rumah lainnya, namun juga mengurus anak yang membutuhkan perhatian lebih terutama jika masih memiliki balita.
Menyiapkan modal sesuai dengan usaha yang akan dirintis.
Memilih jenis usaha yang sesuai dengan keahlian yang dimiliki atau yang tidak terlalu menyita waktu terlalu banyak.

Contoh jenis usaha yang bisa diambil

Jenis usaha sampingan yang dapat dilakukan oleh ibu rumah tangga diantaranya adalah daur ulang barang bekas atau tidak terpakai. Para ibu rumah tangga biasanya lebih jeli dalam melihat sebuah peluang atau dalam mengubah sesuatu benda dari yang tidak terpakai hingga tidak dapat terpakai menjadi sesuatu yang dapat digunakan kembali, sesuatu yang baru dan memiliki nilai jual yang tinggi. Jadi, selain dapat menghemat pengeluaran untuk membeli barang baru dan menggantinya dengan barang daur ulang yang telah dibuat, ibu rumah tangga juga dapat memperoleh penghasilan untuk biaya tambahan membeli kebutuhan sehari-hari atau untuk disimpan.

Usaha selanjutnya yang dapat menjadi usaha sampingan untuk ibu rumah tangga adalah usaha yang bergerak dalam bidang kuliner. Kenapa? Karena biasanya ibu rumah tangga itu pintar memasak. Tidak jarang, terdapat beberapa ibu rumah tangga yang memanfaatkan waktu mereka dirumah dengan melakukan eksperimen untuk menciptakan menu baru atau sekedar mencoba menu baru yang baru saja dirapatkannya. Oleh karena itu, daripada hanya menggunakan hobi memasak dan menciptakan menu baru untuk mengisi aktivitas sehari-hari, hobi ini dapat digunakan sebagai modal untuk usaha bisnis sampingan yang malah akan menambah penghasilan keluarga.

Contoh lain usaha yang bisa dipilih
Jenis usaha sampingan yang cocok untuk ibu rumah tangga antara lain yaitu:

Usaha dalam bidang kerajinan tangan misalnya dengan menjual syal atau rajutan yang dihasilkan dari hobi atau sekedar mengisi waktu luang.

Usaha dalam bidang pertanian. Misalnya ibu rumah tangga yang gemar bercocok tanam contohnya menanam sayur, menanam bunga, selain hasilnya dapat digunakan sendiri, dapat juga dijual.
Membuka toko atau warung. Tidak perlu meninggalkan rumah, dan dapat dilakukan selagi mengurus anak atau melakukan hal lainnya.

Usaha di bidang pendidikan, misalnya dengan membuka bimbingan belajar yang muridnya dapat datang ke rumah di jam yang sudah ditentukan.
Untuk ibu rumah tangga yang memiliki kemampuan tersendiri atau skill tertentu dapat pula menjadikannya sebagai modal. Usaha sampingan untuk ibu rumah tangga yang menggunakan skill tertentu misalnya menjadi penjahit dan membuka jasa pembuatan kaos , desainer baik baju, karakter, interior. Ibu rumah tangga juga dapat melakukan jual beli saham jika mampu, mengerti dan memahami cara kerjanya. Atau yang biasanya ngeblog dapat juga digunakan sebagai usaha sampingan karena tidak sedikit cara yang dapat digunakan untuk mencari penghasilan tambahan dengan menggunakan internet, misalnya affiliate atau bermain internet dengan cara ngeblog dan melakukan sistem pay per click, atau sistem yang lainnya.

Usaha lainnya yang tidak kalah menguntungkan adalah dengan membuka warung kopi atau tempat untuk nongkrong atau angkringan. Peluang bisnis ini menjadi salah satu yang memiliki prospek tinggi terutama untuk Anda, Ibu rumah tangga, yang memiliki rumah atau tempat yang strategis.

Misalnya yang dekat dengan kampus, pabrik, tempat berkumpul baik yang masih muda hingga yang sudah kakek-kakek. Tidak hanya menjual minuman sejenis kopi, namun juga makanan sampingan misalnya tempe goreng, tahu goreng. Anda juga dapat menjual makanan utama dengan porsi yang sedikit, misalnya nasi kucing atau bakmi goreng yang biasanya banyak terdapat di angkringan.

Selasa, 03 Mei 2016

tips sederhana mengenai bagaimana merekam home video dan membuatnya seperti video profesional.




Di era Youtube, home video menjadi populer seperti halnya foto. Dengan menggunakan kamera video pada telpon genggam maupun kamera digital, kita dapat membuat video yang cukup bagus. Berikut ini terdapat tips sederhana mengenai bagaimana merekam home video dan membuatnya seperti video profesional.

#1: Rencanakan Terlebih Dahulu
Peristiwa apapun yang akan Anda rekam, usahakan untuk membuat rencananya terlebih dahulu. Contohnya, jika Anda ingin merekam sebuah acara pesta ulang tahun, maka buatlah terlebih dahulu daftar gambar apa saja yang akan diambil seperti berikut ini :
1. Dekorasi cake

2. Tamu yang baru datang

3. Penyambutan tamu

4. Tampilan kue ulang tahun

5. Moment tiup lilin dan ekspresi para tamu

6. Pemotongan kue

7. Pembukaan acara

8. Mewawancarai para tamu

9. Entertainment dan tarian (acara hiburan)

10. Tamu sedang berpamitan pulang

Semakin Anda mengetahui ha-hal yang akan terjadi pada sebuah peristiwa, semakin memudahkan Anda dalam membuat video.

#2: Gunakan Tripod
Ketika sedang merekam gambar, sebisa mungkin gunakanlah tripod. Meskipun sedikit memakan waktu dalam pengaturannya, tapi dengan menggunakan tripod dapat menghasilkan gambar yang jauh lebih baik. Tripod dapat membantu mendapatkan hasil rekaman yang lebih stabil dan bersih. Bayangkan jika tanpa tripod bisa dipastikan akan terlihat goyangan dan pergerakan yang tidak fokus pada hasil rekaman Anda. Dengan tripod Anda dapat dengan mudah menggeser kamera untuk melakukan rekaman yang lebih halus.

#3: Gambar Pembuka (Opening Establishing Shot)
Biasanya menggambarkan lokasi dimana shooting akan dilakukan. Misalnya pengambilan gambar pada sebuah pesta diluar ruangan, maka kita bisa memilih halaman tempat diadakannya pesta sebagai gambar pembuka.

#4: Shoot Close
Semakin banyak distraksi background yang tertampil pada gambar, semakin membuat gambar menjadi tidak menarik. Terdapat empat tipe shot yang digunakan dalam videografi: wide, medium, close-up, dan extreme close-up. Anda bisa mencari contoh nya di google :D

#5: Shoot Cutaway Shot
Kebanyakan video biasanya menggunakan apa yang disebut dengan cutaway shot. Cutaway shot merupakan potongan gambar yang berhubungan dengan gambar utama. Contohnya, ketika mengambil gambar sebuah acara pesta ulang tahun, biasanya Anda akan menampilkan gambar orang yang sedang meniup lilin dan memotong kuenya, namun disisi lain Anda juga menampilkan cutaway shot wajah serta ekspresi para tamu yang sedang bernyanyi sambil bertepuk tangan.

#6: Shoot Wide then Close
Hampir sama dengan cutaway shot, contohnya adalah ketika Anda menampilkan gambar gadis kecil yang sedang membuka hadiah secara keseluruhan, kemudian menampilkan juga gambar secara dekat tangan gadis yang sedang membuka hadiah tersebut, hal ini menambah kesan dramatis pada gambar. Teknik ini disebut dengan shoot wide then close.

#7: Rubah Angle dan posisi
Cobalah mengambil gambar dari angle dan posisi yang berbeda. Jika Anda mengambil setiap gambar dari angle atau posisi yang sama, maka akan membuat penonton merasa bosan. Cobalah angle lain agar hasil rekaman gambar tampak lebih menarik.

#8: Shoot to Edit
Apakah akan melakukan pengeditan atau tidak pada hasil gambar setelah shooting, usahakan untuk tetap melakukan pengeditan di kamera Anda (in-camera editing). Sebagai contoh, pada kamera perekam Anda mungkin sudah terdapat mode fade-in dan fade-out yang dapat membuat gambar menjadi lebih bersih dan menarik, maka Anda bisa menggunakan mode tersebut langsung ketika proses pengambilan gambar.

Jika Anda tidak berencana untuk melakukan pengeditan hasil shooting, pastikan Anda telah menentukan diawal berapa lama durasi video yang diinginkan. Misal Anda ingin merekam acara pesta ulang tahun, buatlah video Anda dengan durasi sekitar 15-30 menit meskipun acara tersebut berlangsung dua jam karena penonton tidak akan menonton tayangan pesta ulang tahun yang berdurasi dua jam. Perlu diketahui, film-film Hollywood berdurasi tidak lebih dari 90 menit. Jadi rencananakan dengan matang dan pastikan bahwa setiap pengambilan gambar yang akan dilakukan bertujuan sesuai rencana diawal. Sebaiknya kamera Anda juga dapat mengetahui waktu dari setiap pengambilan gambar.

#9: Cek Sound dan Recording
Ketika sedang merekam, jangan lupa untuk mengecek level sound pada kamera. Jika pengaturan audio pada kamera Anda diatur secara manual, pastikan untuk mengecek level audio tidak terlalu tinggi atau rendah. Jika diperlukan, gunakan headhone untuk memantau level audio pada kamera Anda agar terdengar lebih jelas.

#10: Edit Hasil Rekaman Anda
Edit video Anda menggunakan editor nonlinear seperti Apple’s iMovie, Windows Movie Maker, atau Adobe Premiere Element yang dapat membuat video produksi Anda terlihat lebih baik. Pada kenyataannya, sebuah proses tidak sesulit yang Anda pikirkan, hanya saja membutuhkan waktu yang lebih lama. Dengan mengedit film, Anda dapat menghapus hasil gambar yang goyang, menambahkan transisi, latar musik, serta judul untuk membuat video Anda lebih menarik.

Semoga penjelasan diatas dapat memberikan pengetahuan tambahan bagi Anda dalam membuat home video. Selamat mencoba, siapa tau ini membuka peluang anda mendapatkan uang lebih. Anda bisa membuka layanan jasa video company profile, ini lebih sulit dari memfoto acara ulang tahun. Namun tidak jauh berbeda dan ini menghasilkan banyak uangg, apalagi perusahaan yang berkembang.

Minggu, 01 Mei 2016

Mengenai Ustadz




Masyarakat Indonesia memiliki harapan yang tinggi terhadap pemuka agamanya, namun ada pula yang sebaliknya terjadi, yakni skandal yang melibatkan pemimpin umat.

Terakhir adalah kasus Ustad Hariri yang dalam sebuah rekaman video tampak memiting petugas sound system menggunakan dengkul, tayangan ini ditonton lebih dari 1,4 juta orang. Sebelumnya ada juga skandal Ustad  Solmed yang ramai gara-gara mematok tarif mahal secara sepihak ketika diundang buruh migran Indonesia di Hong Kong, belum lagi deretan panjang kasus-kasus pelecehan seksual di pesantren.

Kejadian-kejadian semacam itu tidak hanya terjadi di agama Islam. Pemimpin umat Kristen dan Pastur Katolik juga ada yang terjerat skandal. Kepolisian baru-baru ini menangkap seorang pendeta berinisial JR karena kasus pembunuhan di Bekasi, Jawa barat. Sementara itu, Mahkamah Agung juga memvonis mati pastur Herman Jumat Masan karena pembunuhan. Permasalahan-permasalahan itu memantik pertanyaan, apa yang salah dengan mutu seorang pemuka agama saat ini?

Tema skandal pemimpin agama dan standarisasi pemuka agama menjdi topik perbincangan Agama dan Masyarakat KBR68H dan TempoTv, Rabu (19/02). Masalah-masalah itu memantik pertanyaan, apa yang salah dengan mutu seorang pemuka agama saat ini? Apakah perlu menerapkan kompetensi minimal atau semacam standarisasi untuk pemuka agama?

Romo Mardiatmadja
Romo Mardiatmadja menjelaskan, di kalangan Katolik, sejarah awal mula munculnya proses pengetatan syarat menjadi pemuka agama muncul pada abad ke-16. Sebelumnya, seseorang akan dengan mudah menjadi pemuka agama Katolik. Akibatnya, banyak pastur berperilaku kasar dan merugikan masyarakat serta gereja.
“Karena itu, pada abad 16 gereja Katolik mendirikan seminari untuk mendidik calon imam,” jelas Romo Mardiatmadja. Kini, untuk menjadi seorang pastur dibutuhkan setidaknya tujuh tahun. Sepanjang periode itu, seorang calon pastur tidak mesti mendalami ilmu agama dan terjun ke masyarakat.

Dengan melalui tahapan-tahapan itu, seorang calon pastur diharap dapat memenuhi sejumlah syarat. Syarat itu terutama adalah kompetensi teknis, organisatoris, intelektual, moral dan iman. Dalam hal keilmuan contohnya, seorang pastur mesti memiliki pemahaman mendalam, memiliki logika yang tepat dan sistematis tentang ajaran agama.
“Kalau tidak ada kompetensi ilmu, seorang pemimpin umat hanyalah omong sembarang omong, celakanya SMS tidak bisa dipakai untuk mengecek keilmuan seseorang,” seloroh pengajar di Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara tersebut.
Romo Mardiatmadja menjelaskan, kompetensi moral saat ini sangat penting, karena pemimpin berkontak dengan manusia yang bebas, yang tidak bisa diperintah sembarangan, sekalipun dengan orang yang telah seagama.

Pemimpin yang hanya bilang, "pokoknya saya benar, dan kamu harus mengikuti", adalah ungkapan kompetensi moral yang tidak benar. Moralitas, adalah ketika kita menjadi bagian dari suatu komunitas yang memiliki kebiasaan-kebiasaan tertentu yang mencerminkan ukuran etika dan etiket bersama. Dalam katholik, misalnya, perlu berbulan-bulan untuk mendiskusikan apakah seorang pastor harus memakai jubah atau tidak.

Selain kompetensi di atas, Romo menambahkan perlunya kompetensi iman bagi para pemimpin umat. Pemuka umat adalah seseorang yang memiliki iman yang kuat, yang seringkali melengkapi kompetensi yang lain. Semua kompetensi memerlukan pembentukan melalui pelatihan dan pembiasaan yang perlu waktu. 

Pemimpin umat instan
Pak Yunahar Ilyas ketika diminta pendapat tentang ustad instan dan melakukan tindakan kekerasan kepada umatnya mengatakan, "Saya kira, tidak hanya kurang patut, tetapi juga tercela, saya miris ketika melihat di Youtube, orang biasa saja, tidak boleh, apalagi Ustad. Ini menunjukkan kesombongan, dan tanggung jawab ustad seharusnya lebih berat," demikian kata pak Yunahar.
Standar ketat seorang pemuka agama juga diterapkan dalam organisasi Muhammadiyah. Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih dan Tajdid, Yunahar Ilyas memaparkan, ustad Muhammadiyah mesti menempuh sejumlah pendidikan.

“Kalau ingin menjadi ustad, istilahnya ya, ia harus punya kompetensi ilmu. Jadi kalau ia tidak berilmu tidak bisa. Kedua, ia harus punya akhlak mulia karena ia tidak hanya mentransfer ilmu, tapi juga nilai dan menjadi contoh dan teladan. Ketiga, ia mempunyai kemampuan metodologis, ketiga kriteria ini, sekarang sering diabaikan,” jelas Yunahar Ilyas yang menjadi narasumber kedua dalam program perbincangan Agama dan Masyarakat tersebut.

Untuk mencapai kriteria seperti yang dikehendaki organisasi Muhammadiyah, ustad mesti memenuhi setidaknya empat tahun. “Empat tahun, tiga tahun di pesantren tiap hari diberi pelajaran bahasa Arab dan fiqih, tafsir hadits, fiqih dan akidah. Lalu diberi pelajaran tentang dakwah, terutama fiqih dakwah. Tiga tahun ilmu dan kepribadian. Satu tahun dibawa ke kampus.

Di Yogya boleh pilih satu Universitas Muhammadiyah untuk mendapat ijazah sarjananya, setelah itu baru dikirim ke daerah dan baru jadi ustad lokal, belum provinsi atau nasional,” katanya merunut asal usul ustad di Muhammadiyah. Dengan begitu, calon ustad setidaknya sudah mengenyam 144 sks.
40 Persen

Meskipun Katolik dan Islam Muhammadiyah memiliki perbedaan, keduanya sepakat bahwa proses seseorang menjadi pemuka agama tidak bisa singkat dan mesti melalui jalan terjal. “Paling banyak 40 persen dari satu angkatan yang berhasil menjadi pastur,” kata Romo Mardiatmadja untuk menggambarkan betapa beratnya jalan yang mesti ditempuh.

Kedua tokoh yang berasal dari agama berbeda itu juga sepakat audisi ustad melalui sms tidak akan menghasilkan tokoh agama yang bermutu. Ustad Hariri yang mendapat kecaman keras karena arogansinya merupakan lulusan audisi ustad televisi.

Yunahar Ilyas mengaku sangat terkejut membaca syarat audisi ustad di media televisi. “Pertama, kriterianya yang berwajah unik. Kedua, yang lucu. Ketiga, yang tampan,” katanya dengan nada sinis. Akibatnya, ustad-ustad itu tidak mempunyai ketiga kriteria yang disyaratkan organisasi Muhammadiyah untuk menjadi ustad.

Dia mencontohkan, dangkalnya pengetahuan ustad tanpa standarisasi ini ketika kelimpungan menjawab pertanyaan penonton yang spontan. “Saya pernah menonton, ketika ia menerangkan ayat kursi, pertanyaan di luar skenario, ayat kursi ini Makiah atau Madaniah. Karena ayat kursi masuk dalam surat al-Baqarah dan ayatnya panjang-panjang makiah. Itu terbalik, harusnya Madaniah. Yang dengar satupun tidak bisa mengkoreksi, dan tidak ada nomor yang bisa saya telp untuk mengkoreksi,” tutur dia.